Happy 10th Anniversary TVXQ!

10th anniversary

tumblr_mkc51eDYwE1s9136go1_500

TVXQ – Only five, forever five (December 26, 2003)

Cassiopeia – When I first entered this fandom, I knew I’d stay forever (April 23, 2006)

Aku tidak akan menulis begitu formal, aku hanya akan menulis apa yang ingin aku tulis serta apa yang aku rasakan tentang TVXQ.

Sebenarnya sedikit bingung mengenai apa yang harus aku tulis di sini. Di satu sisi aku merasa ada begitu banyak hal yang ingin kutulis dan takut ada yang terlupakan tapi di sisi lain aku juga merasa bingung bagaimana menceritakannya. Tapi baiklah, aku akan berusaha sebisaku untuk menuliskannya.

Sepuluh tahun lalu, 26 desember 2003. Lima bintang terang memulai debut mereka. U-know Yunho, Hero Jaejoong, Micky Yoochun, Xiah Junsu dan Max Changmin memulai debutnya sebagai TVXQ, five Gods of the east. Tahun itu aku masih duduk di bangku kelas 1 SMP.

Mungkin benar aku mengetahui mereka sejak awal, sejak debut mereka. Mengingat sejak aku duduk di bangku kelas 5 SD tepatnya tahun 2001, aku rutin membeli sebuah tabloid yaitu Asian plus. Aku mengetahui tentang mereka dari awal tapi baru benar-benar jatuh hati sekitar tahun 2007.

2003 hingga 2007 memang benar adanya aku kerap kali melihat wajah dan artikel mereka di tabloid dan majalah yang kubeli. Waktu itu aku masih gandrung-gandrungnya pada M-pop (sampai sekarang sih) sementara Kpop yang aku tahu baru sebatas BoA saja.

Ada yang mengatakan, “It’s not how you start but how you finish.” I am not fortunate enough to be able to say I was a fan since the beginning but, I will be a fan until the end.

Okay, langsung aku skip aja ya ke tahun 2007, tahun di mana aku memutuskan untuk menjadi seorang Cassiopeia. Adalah MV ‘Balloons’ yang membuatku jatuh cinta pada mereka berlima. Adalah suara mereka yang begitu indah yang membuat telingaku candu untuk terus mendengarnya. Adalah tawa keceriaan dan kebersamaan mereka yang akhirnya menyihirku. Yes, that was the moment I swore to myself I would be their fan for life.

Tidak banyak yang aku lakukan sebagai fans saat SMA. Uang sakuku belum memadai untuk membeli album asli mereka di samping aku tidak mengerti bagaimana cara memesannya ke Korea, jadi aku hanya membeli majalah-majalah yang secara khusus membahas tentang mereka. Ada semacam photobook limited edition TVXQ ‘A Week Holiday’ yang aku punya, sepertinya terbitan Indonesia yang juga dipasarkan ke Singapura dan Malaysia. Btw, sudah tidak sabar menanti album anniversary mereka yang dengar-dengar rilis Januari nanti.

Jadi intinya sih, waktu SMA adalah masa di mana aku belum mahir benar tentang dunia internet, handphone yang kupunyapun belum memadai untuk online 24 jam sehingga tidak bisa terus-terusan update melalui dunia maya. Aku hanya mempunyai beberapa lagu mereka (itupun sudah sangat senang waktu mendapatkannya dari salah seorang temanku) dan sedikit informasi mereka tapi melihat wajah mereka muncul di majalah sanggup membuatku tersenyum bahagia lalu dengan semangat membaca setiap informasi yang dimuat serta tidak sabar untuk menonton bonus VCD-nya. Biasanya di dalam VCD tersebut terdapat MV-MV atau cuplikan konser ataupun acara-acara mereka yang lain.

Masa-masa fan girling saat SMA itu… Seru! Jejeritan bareng temen-temen di warnet pas liat gambar mereka, heboh pas ada berita mereka yang baru. Pokoknya seru!

Selepas SMA, barulah secara perlahan aku mengerti bagaimana bergelut di dunia internet. Aku memiliki lagu-lagu mereka. Lengkap, dari album pertama hingga terakhir. Tidak hanya lagu tapi juga video klip bahkan video-video mereka di beberapa acara. Ya, meskipun sampai sekarang aku merasa koleksiku masih sebagian kecil dari semua aktifitas mereka. Pun juga merasa tidak cukup tahu tentang apa-apa mengenai mereka.

Yang ingin aku bahas lebih lagi adalah tentang suara mereka. Suara yang tidak pernah gagal membuatku merasakan jiwa dari lagu itu bahkan tidak jarang merinding. Jujur saja aku lebih suka melihat dan mendengar penampilan live mereka, jiwanya lebih terasa. Suara mereka berlima begitu harmoni saat dipadu padankan, terlebih saat mereka menyanyikan secara accapella. Daebak! Sungguh aku tidak tahu lagi harus bagaimana lagi mengekspresikannya karena suara mereka terlalu indah. Kurasa lagu apa saja, asal mereka yang menyanyikannya akan terdengar indah. Sounds silly? Tapi itulah faktanya.

Ada beberapa lagu yang terdengar begitu mewah saat mereka nyanyikan secara live. Begitu grande hingga membuat hatiku berdersir saat mendengarnya. Beberapa di antaranya adalah ‘Bolero’, ‘Love in the ice’ dan ‘Mirotic’. Oh ya, sebenarnya aku ada satu keinginan yang cukup menggelitikku. Aku ingin sekali melakukan cover dance Mirotic. Anyone wanna join with me? Kkk~

This one is my favorite…

Sementara video ini adalah yang selalu berhasil membuatku menangis haru bersama-sama dengan mereka…

Ini saat mereka tampil di Jepang. Kurasa Jepang memiliki arti yang begitu besar untuk mereka berlima, mengingat bagaimana perjuangan mereka yang demikian kerasnya sejak 2005 lalu. Bicara tentang Jepang, tidak bisa lepas dari Tokyo Dome, panggung yang menjadi saksi perjuangan mereka. TVXQ adalah grup korea pertama yang menyelenggarakan konser di sana. Tokyo Dome. Aku percaya ada semacam memori tersendiri bagi mereka saat mereka kembali bernyanyi di sana. Sebuah perasaan yang tidak akan tergantikan.

Satu kali Changmin berkata ada semacam kekosongan saat bernyanyi di sana, adakah itu dikarenakan ketiadaan Jaejoong, Yoochun dan Junsu? Hanya dia dan Tuhan yang tahu.

Dan ini dia, lagu debut mereka… Hug adalah salah satu lagu serta MV TVXQ favoritku. Terutama saat melihat bagaimana mereka waktu itu di MV ini, so adorable…

Baru dua tahun berjalan sebelum akhirnya kabar Jaejoong, Yoochun dan Junsu mengadukan SM ke pengadilan menyeruak. Antara percaya dan tidak, hatiku hancur. Setiap kali mendengar suara mereka, aku tak kuasa untuk menahan tangis terlebih saat mendengar lagu ‘Don’t Say Goodbye’, rasanya hatiku seperti diiris-iris. Perih.

Sejak itu aku hanya bisa terus berharap bahwa masalah di antara mereka dan perusaan mereka segera berakhir. Aku hanya terus berharap bahwa tidak akan terjadi apa-apa di antara mereka, bahwa TVXQ akan terus berlima.

Tapi kenyataan untuk sementara berkata lain. Saat Jaejoong, Yoochun dan Junsu akhirnya berkarir sebagai JYJ serta Yunho dan Changmin melakukan comeback TVXQ hanya berdua adalah saat di mana aku merasakan kehilangan yang luar biasa.

Awalnya semua terasa begitu berat, aku tidak mendengarkan lagu-lagu JYJ dan TVXQ yang baru, terlebih lagu-lagu TVXQ saat berlima yang hanya dinyanyikan berdua. Aku tidak mau dan tidak bisa. Cukup lama hingga akhirnya aku mencoba untuk mendengar lagu-lagu mereka. Mencoba untuk tetap mendukung mereka meskipun jalan mereka kini terpisah. Aku mencoba meski tetap saja aku lebih memilih untuk mendengarkan lagu-lagu lama mereka.

Aku pernah membaca sebuah komentar di salah satu video mereka di youtube. And I can’t agree more with her. “I’ve always trying so hard to avoid DB5SK songs that’s sung by 2VXQ since it bring out any painful memories of this fandom, but Yunho, you improved so much. Your falsetto always sounded nasally in the past, I know you’re not designated to sing high note (why should he when there’s Jaesumin to do it) but hearing it now, I like it.”

Setelah berpisah, kemampuan mereka terus berkembang. Yunho dan Changmin menjadi begitu keren. MV-MV mereka yang baru mampu membuatku berdecak kagum. Kemampuan vokal Yunho harus diakui berkembang dengan sangat pesat. Pun begitu dengan Jaejoong, Yoochun dan Junsu, kemampuan musik mereka berkembang, juga masih dengan penghayatan yang begitu bagus. Tapi tentu saja aku masih merasa ada yang kurang. Hanya dengan suara mereka berlimalah sebuah lagu terasa lengkap untukku.

Pernah satu kali aku mendapati sebuah fancam. Yunho dan Changmin menyanyikan lagu ‘Balloons’ bersama dengan member SHINee. Baru kali itu aku tahu ada yang menyanyikan lagu sebahagia dan seceria ‘Balloons’ dengan ekspresi yang begitu muram. Mereka tersenyum tapi aku tidak menemukan kebahagiaan di sana. Terlebih Yunho, entahlah waktu itu hanya ada pemahaman di benakku betapa ia merindukan ketiga member yang lain. Betapa ia sedih dan ingin mereka bertiga ada di sana dan bernyanyi bersama-sama dengan dirinya dan Changmin. Betapa aku juga sedih dan menangis saat melihatnya. Cassiopeia merindukan TVXQ tapi TVXQ lebih merindukannya.

Btw, ini fancam yang aku maksud…

 

Oh ya, ngomong-ngomong, ada satu hal yang beberapa kali muncul di pikiranku. Setelah TVXQ ‘berpisah’, agak-agaknya aku sudah jarang mendengar panggilan nama panggung mereka seperti saat mereka masih berlima. Setelah ‘berpisah’ mereka kembali ke nama mereka masing-masing. Adakah yang menyadari hal ini juga?

Aku bingung bagaimana menyampaikannya tapi yang pasti ada begitu banyak hal yang aku alami bersama TVXQ. Aku bahagia menjadi Cassiopeia dan melewati semua ini bersama dengan TVXQ dan Cassiopeia lainnya. Kemarin, hari ini, besok dan sampai selamanya, aku adalah seorang Cassiopeia.

Ada begitu banyak hal menakjubkan selama ini, tidak jarang aku tertawa juga menangis bersama-sama dengan mereka. Melihat perjuangan mereka, melihat kenangan mereka, melihat kerinduan mereka serta melihat kesetiaan dan pengorbanan Cassiopeia, membuatku merasa sangat berharga dan bangga menjadi bagian dari keluarga ini. Sampai detik inipun aku masih merasa sangat kurang sebagai seorang Cassiopeia. Aku merasa belum cukup melakukan apa-apa untuk mereka. Pun juga tidak cukup tahu tentang mereka secara keseluruhan. Yang oleh itu, seringkali aku kagum terhadap Cassiopeia lain di luaran sana yang seolah mendedikasikan banyak hal demi TVXQ dengan tulus hati.

Setiap kali melihat video-video lama mereka, aku tidak bisa menahan hatiku untuk tidak merasa rindu. Tidak jarang aku menangis sambil tertawa. Bahagia melihat mereka tertawa, bahagia melihat bagaimana mereka bercanda satu sama lain. Aku bahagia dengan kebersamaan mereka tapi juga sakit karena merindukan kebersamaan itu lagi. Melihat kebersamaan mereka bersama teman-teman satu perusahaan, entah kapan bisa menyaksikan kebersamaan seperti itu lagi. Tidak, bukan dalam konteks yang berkaitan dengan perusahaan tapi lebih ke kembali bercanda di atas panggung yang sama seperti dulu.

Ya, aku masih sering mendengar bahwa JYJ masih berhubungan baik dengan beberapa orang dari perusahaan mereka yang lama. Hal itu juga yang seringkali membuatku berpikir bahwa sebenarnya JYJ dan Homin masih berhubungan baik. Hati kecilku selalu menyuarakan demikian. Karena bagaimanapun, sekalipun mereka berada di perusahaan yang berbeda, aku percaya mereka tetap bersahabat, tetap menjadi satu keluarga. Pun demikian dengan signal-signal yang seringkali mereka berikan. Ada yang pernah mengatakan jika Jaejoong adalah OT5 terbaik dan ya, aku setuju. Tapi ada satu yang membuatku tertarik untuk membagikannya. Signal kali ini datang dari sang maknae. Di SMTown Week Talk, saat ditanya “Berkaitan dengan perayaan ke-10 TVXQ, beri tahu kami, apa kalian merasa terikat dengan salah satu lagu rilisan TVXQ?”

Tidak ada masalah dengan jawaban Yunho karena aku pun merasa demikian. Yunho menjawab, “Karena ‘Hug’ adalah lagu debut kami, kapan pun aku mendengar lagu itu, rasanya aku teringat pada kenangan lama.” Sementara jawaban Changmin. “Aku merasa terikat dengan lagu ‘Unforgettable’. Aku punya kenangan istimewa karena tersentuh oleh para fans yang berkata “Kami akan selalu berada di sisimu” saat menyanyikan lagu itu dalam konser.”

Jika fans mengatakan itu untuk TVXQ, adakah hatimu juga menyuarakan seperti yang lirik itu katakan pada ketiga hyung-mu? 

Entah berapa kali aku menangis, bahkan saat inipun aku sedang menangis. Aku benar-benar merindukan mereka. Aku benar-benar merindukan mereka berada di atas panggung yang sama, berinteraksi seperti dahulu. Aku rindu melihat kebersamaan mereka, di manapun mereka berada. Aku benar-benar merindukan tawa bahagia dan tangis haru mereka.

Sekalipun suatu hari nanti mereka bersatu tapi tidak dapat menggunakan nama TVXQ lagi, tidak masalah. Sekalipun mereka berlima boleh berada di satu panggung yang sama tapi tidak lagi sebagai TVXQ, tidak masalah. Karena bagiku, selamanya mereka adalah TVXQ. Selamanya TVXQ memiliki lima member yaitu Yunho, Jaejoong, Yoochun, Junsu dan Changmin. Dan selamanya TVXQ akan bersama dengan Cassiopeia. Apapun yang terjadi, tidak akan ada yang bisa mengubahnya. Dan lagi… Mereka tidak harus berada dalam sebuah grup yang sama untuk menjadi sahabat, bukan? TVXQ adalah sebuah grup beranggotakan lima pria penuh talenta, tapi terlepas dari itu, Yunho – Jaejoong – Yoochun – Junsu – Changmin adalah manusia biasa yang tidak memerlukan  alibi apa-apa untuk bersahabat.

Ada begitu banyak Cassiopeia memilih menyerah, memilih berhenti menunggu kembalinya mereka berlima di satu panggung yang sama. Ada banyak orang juga yang pernah ‘memaksa’ku untuk seperti mereka. Bahwa Yunho, Jaejoong, Yoochun, Junsu dan Changmin tidak akan pernah kembali sebagai TVXQ. Mereka mengatakan aku adalah seorang delusional fans tapi toh aku tidak peduli. Aku akan tetap mempercayai mereka, mempercayai apa yang seharusnya seorang Cassiopeia percayai. TVXQ meminta kami untuk selalu menunggu mereka, maka hal itulah yang akan terus kulakukan. Aku akan tetap mempercayai mereka. I will always keep the faith and hope to the end.

Tapi pada akhirnya, aku hanya bisa mendoakan yang terbaik untuk mereka dan semoga kelima bintangku yang paling terang ini selalu berbahagia. Dengan begitu aku baru merasa berhasil menjadi seorang Cassiopeia, seseorang yang akan selalu mendukung dan melindungi TVXQ.

Any group can be as popular as TVXQ or even more than them, I don’t care because TVXQ is the only group that can give me goosebumps whenever they sing. For me, TVXQ is the best group ever. TVXQ is not the only group that I like, but it is the only group that I could see it as a real legend. No other group could sing acapella like they did. No other group could sing as good as them while dance like they did. No one. Yes, TVXQ is a legend and the King of Kpop.

Enam tahun ini adalah enam tahun yang begitu berkesan. Terima kasih TVXQ untuk semuanya. Terima kasih untuk selalu menjadi TVXQ. Terima kasih untuk keberadaan kalian di hidupku. Terima kasih untuk setiap tawa, tangis, kebahagiaan, kesedihan serta semua kenangan yang tercipta berkat kalian. Terima kasih karena masih terus berjuang, masih terus berkarya dan masih terus mencintai kami, Cassiopeia. Aku bangga, sangat amat bangga pada kalian. Aku bangga menjadi seorang Cassiopeia.

Yunho oppa, Jaejoong oppa, Yoochun oppa, Junsu oppa and Changmin oppaNo matter what happened and what will happen… I’m proud of you…

I will always waiting for the day that they will come back as 5. Impian terbesarku adalah melihat kalian di panggung yang sama. Bernyanyi, menari, berteriak, tertawa bahkan menangis bersama kami, Cassiopeia. Impianku, berada di antara Cassiopeia lainnya, menyaksikan pertunjukan kalian berlima. Impianku, menjadi salah satu dari cahaya pearl red ocean. Impianku, menjadi seorang ‘real fan girl’. Singing, dancing, screaming, laughing and crying with you all, doing some fan chant, bring a banner or anything about TVXQ while holding a light stick. Seperti itu saja cukup.

Ummm… Pada akhirnya, sebenarnya hanya ada satu harapan terbesarku untuk mereka. Aku hanya berharap mereka bahagia. Ya, aku akan terus menunggu, tapi jika sampai akhir penantianku itu belum juga terjadi… Selama mereka bahagia, penantianku tertebus.

Mereka bahagia. Seperti itu saja, kali ini bahkan lebih dari cukup.

Their 5th anniversary is not their last anniversary as five, rite?

 

Happy 10th anniversary TVXQ!

And dear Cassiopeia, like TVXQ said, “The five of us will never part.” They believe in us. So, let’s believe in them.

“믿어요! 동방신기 사랑해” 

Always Keep The Faith and Hope to The End

tumblr_l8ji536sm61qdd401o1_500

maxresdefault

 

東方神起

Please don’t forget

Cassiopeia still waiting for you

TVXQ and Cassie

Cassie love DBSK

Yeah! Seperti yang kutulis di awal, ini agak rancu. Meskipun apa yang aku tulis di atas sebenarnya sudah begitu panjang tapi rasanya masih ada begitu banyak hal yang ingin kuceritakan. Ada begitu banyak hal yang ingin kubagi.

Sudahlah, akan kutabung untuk anniversary selanjutnya saja. ^^

Aku menulis sebuah cerita khusus (fan fiction) untuk peringatan mereka yang kesepuluh. Klik di sini untuk membaca.

Klik di sini untuk membaca catatan TVXQ dan Cassiopeia-ku yang sebelumnya.

Oh ya, ada sebuah link bagus, isinya surat-surat dari Cassiopeia untuk TVXQ. Klik di sini untuk membaca.

CYMERA_20131207_115731

All source (quote, article, translation, lyrics, picture, video etc) : to the rightful owner

ask me anything here, @neys_jc

ask_fm-logo-512x185

Advertisements

2 thoughts on “Happy 10th Anniversary TVXQ!

  1. Mungkin aku terlambat kak. Aku baru tau nama tvxq saat kasus JYJ merebak di tabloid. Dan baru setaun kemudian aku menggilai DBSK hanya beberapa menit setelah aku liat Love In Ice.
    Dbsk pula yang merubah pandanganku tentang kpop. Sebelumnya aku hanya peduli Fahrenheit, boyband Taiwan.
    Semua yang kakak tuliskan ini mewakili banget kesanku tentang TVXQ. Aku suka EXO, suka Shinee, suka B.A.P, tapi aku tidak pernah sekalipun merinding saat mendengar lagu boyband manapun. Dan aku tidak pernah tdk merinding setiap kali denger Love In Ice, Bolero.
    Aku pernah liat fancam Balloon juga, dan hatiku mencelos banget saat itu. Tidak ada lagi jiwa dalam lagu itu.

    Aku sampe sekarang masih ga kuat buat nonton duo dbsk. Jd yang kulakukan cuma ‘denger’. Begitu juga JYJ. Aku sering memilih buat denger aja, ga mau liat videonya.

    Aku belum melakukan apapun buat TVXQ, beli albumnya pun belum sanggup. Tapi aku berharap banget, kalo suatu saat mereka perform berlima, aku bisa menjadi salah satu penonton langsungnya.

    Ada banyak juga yang mau kuceritakan tentang lima lelaki kesayangan ini, tapi aku engga pernah bisa sepanjang kakak menuliskannya. Aku selalu keburu tenggelam dlm video-video lawas mereka, dan justru lupa dengan tulisanku.

    Seneng bisa nemu cassie senior kayak kakak. Dan, beberapa menit sebelum aku mampir kemari, aku udah berkaca-kaca gegara nontonin MV mereka. Pas baca ini, aku beneran menitikkan air mata. Kangen banget DB5K…

    Like

    • Hai, Fla… Sorry ya baru sempet bales…

      Oh my God! Kamu suka Fahrenheit juga? Sini2 toss sama aku lagi… Hehehe…

      Kalo aku sih bisa dibilang, aku tahu TVXQ lebih dulu dibanding Fahrenheit tapi sukanya hampir2 bersamaan sih, sekitar tahun 2007an itu…

      Iya… Tiap mereka nyanyi itu rasanya megah banget, feel-nya dapet banget dan entah kenapa selalu merinding pas denger suara mereka, ga peduli udah sesering apa dengerin.

      Itu lagu ceria tapi yang nyanyi jelas2 kelihatan lagi sedih… Miris banget…

      Aku nonton sih, tapi ga sesering nonton video2 lama mereka. Cuma biasanya yang aku hindari itu lagu mereka berlima tapi cuma dinyanyiin berdua atau bertiga aja. Pasti langsung sedih dan berasa ada yang kurang.

      Sip! Suatu hari nanti pas mereka perform berlima, yuk kita jadi salah dua penontonnya kelak… 🙂

      Ini dengan pemantapan sekaligus tahan diri deh meskipun ngetiknya udah sambil nangis2 tapi udah janji sama diri sendiri sih bakal bikin ini tulisan. kkk~

      Aduh, bukan cassie senior lah, masih banyak yang lebih senior. Hahaha…
      Tapi emang ya, gampang banget deh nangis kalo nontonin video mereka…
      Sama… Kangen banget DB5K… T.T

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s