[Drabble] Will you?

 

Selalu ada yang pertama untuk segala sesuatu. Aku tersenyum kecil saat menyadari ini adalah yang pertama untukku meski usiaku telah menginjak dua puluh dua tahun.

Aku mengaduk-aduk cappuccino ice pesananku berulang-ulang. Dia baru saja pergi kurang dari dua menit tapi aku sudah begitu merindukannya. Ah, tidakkah pernyataanku barusan terdengar begitu cheesy? Tapi tak apa, aku sudah sangat tahu bahwa semua hal yang berhubungan dengan dirinya akan terasa begitu spesial untukku.

“Hey, sorry ya udah bikin kamu nunggu.”

“Nggak apa-apa. Emang kamu kemana sih barusan?”

“Rahasia. Ngomong-ngomong, thanks ya akhirnya kamu mau aku ajak keluar bareng.”

Aku membalasnya hanya dengan senyuman. Asal tahu saja dia, selama ini aku selalu menolak ajakannya hanya karena takut tidak bisa menyamarkan bunyi detak jantungku yang selalu berdetak sangat kencang bila ada di dekatnya. Tapi seperti yang tadi kubilang, selalu ada yang pertama untuk segala sesuatu, bukan? Dan rasanya, aku tidak dapat menunggu lebih lama lagi selain dengan mengambil kesempatan pertama ini.

Baru saja aku hendak membuka obrolan saat tiba-tiba Sammy menggenggam jemariku erat bersamaan dengan lampu sorot restoran mewah tempat kami makan malam hari ini yang mengarah pada kami berdua.

“Sam?” panggilku.

I just want to ask you one thing…. Will you be my girl?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s