[Drabble] Cinta Monyet

Aku membaca kembali pesan masuk di ponselku entah untuk yang keberapa kali dan kembali tersenyum setelahnya. Tidak ada kata-kata yang istimewa sebenarnya, yang menjadikan pesan ini istimewa adalah pengirimnya. Seseorang yang kutemui di kelas kursus bahasa mandarin minggu lalu.

“Hai, Jul! Bengong aja!” seru Kelly – temanku.

Aku memamerkan senyum lebarku. “Tau nggak, Kak Edo SMS aku tadi malem.”

“Trus emang kenapa kalo dia SMS kamu?”

Aku mengendikkan bahu sekilas, “Ya nggak apa-apa sih cuma aku seneng aja baca SMS dari dia.”

“Emang isinya apaan?” tanya Kelly sambil berusaha melihat layar ponselku tapi langsung kututupi dengan tanganku.

“Rahasia. Isinya cuma aku sama Kak Edo aja yang boleh tau.”

Kelly mencebikkan bibirnya. “Ya udah, tuh pangeranmu udah dateng. Aku pergi aja deh daripada diusir,” ujarnya lalu melenggang pergi begitu saja.

Aku berusaha untuk bersikap biasa saja saat kulihat jarak yang kian menipis antara aku dan Kak Edo. Pria itu tersenyum sekilas saat mata kami bertemu yang kubalas dengan canggung.

“Kok belum masuk kelas?” tanyanya saat ia sudah berdiri di hadapanku.

“Iya ini juga mau masuk kok, Kak. Hari ini Kakak lagi kan yang ngajar kursusnya?”

Kak Edo mengangguk sambil tersenyum membuatku senang luar biasa. Semoga aku bisa berkonsentrasi di dalam kelas nanti.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s